Cara Ampuh Mencegah Kucing Tetangga Berak Sembarangan di Rumah Kita
Kucing yang nongkrong atau bahkan berak sembarangan di halaman rumah, bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu. Selain ini bisa menimbulkan bau tidak sedap, berpotensi merusak tanaman hingga mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.
Tidak sedikit pemilik rumah berusaha mencari solusi efektif untuk mengatasi permasalahan sepele ini, tanpa perlu menyakiti hewan tersebut.
Kucing dikenal sebagai hewan dengan insting teritorial dan sering mencari tempat yang nyaman untuk buang air, terutama di tanah yang lunak dan mudah digali.
Jika kondisi halaman rumah kamu seperti itu, bukan tidak mungkin kucing tetangga akan menjadikan halaman rumahmu sebagai "toilet" pribadi para kucing.
Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memahami perilaku kucing dan menerapkan strategi pencegahan yang tepat.
Cara Ampuh Mencegah Kucing Tetangga Tidak Nongkrong atau Berak Kencing Sembarangan di Halaman Rumah
Tanpa harus menyakiti kucing tersebut, kamu tetap bisa mencegah serta menjaga kebersihan dan kenyamanan halaman rumah.
Berikut ada beberapa metode manusiawi yang bisa diterapkan :
1. Memasang penghalang yang efektif di sekitar rumah
Metode pendekatan manusiawi yang pertama bisa dengan memasang penghalang fisik agar bisa mencegah kucing tetangga nongkrong dan buang air sembarangan di halaman rumah.
Penghalang ini berfungsi untuk memblokir akses masuk kucing ke area yang tidak diinginkan. Penghalang bisa berupa pagar, jaring atau kawat ayam yang dirancang khusus untuk menghalangi pergerakan kucing.
Buat pagar penghalang yang tinggi dan sulit dipanjat, terbukti ampuh menghalangi pergerakan kucing. Buat bagian atas agak menjorok ke bagian luar atau roller bisa mencegah kucing melompat atau manjat masuk ke halaman rumah.
2. Menanam tanaman pengusir kucing
Ada beberapa tanaman yang mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh kucing. Cara ini menjadi solusi efektif untuk mencegah kucing tetangga nongkrong dan berak sembarangan di halaman rumah.
Salah satu "tanaman pengusir kucing" yang dikenal memiliki bau yang tidak sedap dan cukup ampuh adalah Coleus Canina, Rue (Ruta Graveolens), Lavender dan Pennyroyal.
- Coleus Canina merupakan tanaman herba tahunan dari famili mint (Lamiaceae) yang populer digunakan sebagai pengusir alami kucing, anjing dan mamalia kecil lainnya dari kebun.
- Rue (Ruta Graveolens) dikenal di Indonesia sebagai Inggu atau Aruda, adalah semak abadi dengan daun kebiruan dan bunga kuning, populer sebagai tanaman hias serta herbal aromatik.
- Lavender adalah tanaman berbunga dari suku Lamiaceae (family mint) yang terkenal dengan aroma harum.
- Pennyroyal adalah spesies tanaman berbunga dalam famili mint, Lamiaceae, yang berasal dari Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah.
Meskipun efektif, penting bagi kamu untuk memastikan tanaman yang dipilih tidak beracun bagi hewan peliharaan ataupun anak-anak jika mereka mungkin bersentuhan atau memegang tanaman tersebut.
3. Memasang penyiram air otomatis
Solusi selanjutnya adalah memasang penyiram air otomatis yang diaktifkan oleh sensor gerakan. Metode ini cukup efektif dan manusiawi untuk mencegah kucing nyelonong masuk ke rumah.
Kucing memang membenci air. Semprotan air yang tiba-tiba akan memberikan efek kejut bagi kucing, tanpa menimbulkan luka atau bahaya.
Kamu bisa memasang penyiram air otomatis di area yang sering dikunjungi kucing. Metode ini cukup efektif, karena mengandalkan elemen kejutan dan ketidaknyamanan akibat semprotan air.
Pastikan kamu memasang alat ini di lokasi strategis untuk menutupi area masalah secara efektif, tanpa membasahi area yang tidak diinginkan, misalnya saja area pejalan kaki atau bangku.
4. Hindari permukaan tanah yang mudah digali
Seperti kita ketahui bersama, kucing lebih suka menggali dan buang air di permukaan yang lunak, misalnya saja tanah yang mudah digali.
Sebisa mungkin jangan ada permukaan tanah yang lunak di sekitar rumah. Buat permukaan tersebut menjadi tidak nyaman atau sulit untuk digali. Misalnya saja tambahkan semen di bagian atas tanah yang terbuka.
Selain menghindari becek akibat genangan air, menutupi tanah juga cukup efektif mencegah kucing untuk buang air. Tidak hanya pakai semen, bisa juga menutupi permukaan tanah dengan kerikil kasar, mulsa berduri, kulit telur yang dihancurkan hingga kulit jeruk.
Bahan-bahan di atas tersebut membuat permukaan tanah jadi tidak nyaman bagi kucing, sehingga mereka akan mencari tempat lain.
5. Menghilangkan yang menjadi sumber daya tarik bagi kucing
Kucing kerap mengunjungi halaman rumah, karena adanya sumber daya yang menarik bagi mereka, misalnya saja makanan, tempat berlindung atau area yang dianggap cocok untuk buang air.
Cara yang efektif agar kucing peliharaan tetangga tidak rajin silaturahmi ke rumah kita, dengan menghilangkan yang menjadi sumber daya tarik tersebut, sehingga mengurangi minat mereka.
Pastikan semua tempat sampah tertutup rapat dan tidak ada sisa makanan yang berserakan di halaman rumah.
Menjaga kebersihan dari makanan berserakan dan tempat sampah yang berantakan, adalah langkah paling krusial.
Apalagi kucing dikenal sebagai pemakan oportunistik dan akan tertarik pada sumber daya yang mudah diakses.
Pemakan oportunistik adalah organisme (hewan/tumbuhan) yang memanfaatkan sumber makanan apa pun yang tersedia di lingkungannya daripada terpaku pada satu jenis mangsa.
Konklusi
Satu hal yang perlu diperhatikan, mencegah dan mengusir kucing bisa dilakukan dengan cara yang manusiawi, bukan dengan cara menyakitinya. Mereka juga sama-sama makhluk ciptaan Tuhan loh!
Jadi, cobalah untuk menerapkan kelima cara di atas untuk mencegah dan mengusir kucing datang ke halaman rumah agar tidak nongkrong dan berak sembarangan.
Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Cara Ampuh Mencegah Kucing Tetangga Berak Sembarangan di Rumah Kita"