Mengenal Jenis-jenis, Cara Kerja dan Sejarah Bluetooth - Susah Sinyal - Kumpulan Artikel Teknologi
iklan banner

Mengenal Jenis-jenis, Cara Kerja dan Sejarah Bluetooth

Mengenal Jenis-jenis Bluetooth

Teknologi yang semakin berkembang, memudahkan kita untuk menghubungkan perangkat yang satu dengan perangkat lainnya. Apalagi saat ini, beberapa peralatan elektronik juga sudah banyak yang menggunakan teknologi Bluetooth. Misalnya saja speaker aktif Bluetooth, kita tidak perlu repot mencolokkan kabel ke ponsel untuk menyetel musik, cukup koneksikan saja melalui Bluetooth, maka kita sudah bisa menyetel musik favorit.

Perlu kalian ketahui, teknologi Bluetooth dikembangkan oleh BSIG atau Bluetooth Special Interest Group. Keberadaan Bluetooth sangat bermanfaat untuk memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya secara wireless alias tanpa kabel. Biasanya jarak yang diperlukan Bluetooth untuk bisa saling berkomunikasi antar perangkat adalah 1 hingga 100 meter.

Saat ini, teknologi Bluetooth telah ditanamkan pada beberapa perangkat elektronik, mulai dari ponsel, laptop, PC, headphone, speaker aktif, kamera pengawas (CCTV) dan berbagai perangkat elektronik pintar lainnya. 

Cara Kerja Bluetooth

Cara kerja Bluetooth adalah dengan cara mengirim dan menerima gelombang radio di sebuah band berfrekuensi (saluran) 79 pada 2.45 GHz. Gelombang ini terpisah dengan yang digunakan radio, televisi dan ponsel. Gelombang ini juga telah disediakan dan digunakan untuk keperluan sains, dunia industri dan juga alat medis.

Mengenal Jenis-jenis Bluetooth dan Sejarah Bluetooth
Image : pixabay.com/200dregees

Kalian mungkin berpikir, kok tidak saling bertabrakan ya gelombangnya? Hal ini karena setiap perangkat akan menggunakan salah satu dari 79 saluran yang berbeda, sehingga tidak saling mengganggu satu sama lain.

Daya yang diperlukan Bluetooth biasanya sangat kecil, hal ini disebabkan teknologi ini memungkinkan harus saling terhubung dengan jangkauan jarak yang lebih pendek. Berbeda dengan WiFi yang beroperasi dalam rentang yang lebih panjang, Bluetooth dinilai lebih aman dibanding jaringan WiFi.

Mengenal Jenis-jenis Bluetooth

Kalian pasti sering mendengar jika Bluetooth juga terus melakukan pembaruan versi mulai dari versi yang pertama hingga yang paling baru. Pembaruan versi pada Bluetooth dilakukan untuk mengimbangi teknologi yang ada. Coba kalian bayangkan, jika versi Bluetooth paling pertama disandingkan dengan teknologi paling baru, maka tidak akan singkron.

Sekarang mari kita simak, apa saja jenis-jenis Bluetooth berdasarkan versinya :

1. Bluetooth 1.0 dan 1.0

Ini adalah versi paling pertama dari teknologi bluetooth dan dinilai memiliki perkembangan yang kurang baik. Banyak produsen yang kesulitan menselaraskan teknologi bluetooth yang pertama dengan produk-produk yang mereka buat, sehingga menimbulkan banyak permasalahan pada bluetooth versi ini.

2. Bluetooth 1.1

Untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada versi sebelumnya, maka muncul verssi 1.1 yang juga telah memiliki standar IEE 802.151.1-2002.

3. Bluetooth 1.2

Perbaikan terus dilakukan, untuk melengkapi kekurangan yang ada pada dua versi sebelumnya. Dibanding dua versi yang ada sebelumnya, maka pada versi 1.2 telah memiliki banyak keunggulan, seperti kecepatan transmisi yang lebih tinggi, yaitu hingga 721 Kbit per detik. Bluetooth versi 1.2 juga memungkinkan pengguna untuk bisa menemukan koneksi bluetooth yang lebih cepat.

4. Bluetooth 2.0 + EDR

EDR merupakan kepanjangan dari Enhanced Data Rate yang memiliki kecepatan transmisi yang jauh lebih cepat. Meski kecepatannya hanya 3 Mbit per detik, akan tetapi transfer data maksimum pada bluetooth versi ini adalah sebesar 2.1 Mbit per detik. Bluetooth versi 2.0 + EDR dikenalkan pada tahun 2004 lalu.

5. Bluetooth 2.1 + EDR

Pada tahun 2007, dibuat lagi versi Bluetooth dengan transmisi yang lebih tinggi dan dibekali dengan teknologi bernama SSP atau Secure Simple Pairing. Dengan teknologi ini, memungkinkan pengguna akan mendapatkan pengalaman menggunakan Bluetooth jauh lebih baik, terutama dari sisi pairing dan keamanan.

Selain teknologi SSP, hadir juga teknologi lainnya, yakni EIR atau Extended Inquiry Response. Teknologi ini mampu membantu pengguna untuk mencari informasi perangkat yang akan dihubungkan sebelum memulai koneksi. EIR juga diklaim mampu membantu perangkat mengurangi konsumsi daya pada low-power mode.

6. Bluetooth 3.0 + HS

Dua tahun setelah versi sebelumnya dirilis, yakni pada tahun 2009, perbaikan terus ditingkatkan dan hadir Bluetooth versi 3.0 + HS (High Speed). Teknologi yang digunakan adalah link 802.11 dan dilengkapi dengan fitur baru yang disebut AMP (Alternative MAC/PHY).

AMP sendiri adalah sebuah teknologi yang dibuat untuk mendukung kinerja dari link 802.11, sehingga mampu melakukan transfer data dengan lebih cepat. Bahkan kecepatan transfernya hingga mencapai 24 Mbit per detik.

7. Bluetooth 4.0 + LE

Buetooth versi 4.0 + LE (Low Energy) mengadopsi teknologi dengan daya konsumsi energi yang rendah, sehingga perangkat yang menggunakan Bluetooth versi ini menjadi lebih hemat baterai maupun listrik. Bluetooth versi 4.0 + LE mampu menjangkau area hingga 100 meter. Pengguna juga bisa melakukan transfer hingga 1 Mbps dengan keamanan yang jauh lebih baik dibanding versi sebelumnya.

8. Bluetooth 4.1

Perbaikan terus dilakukan, hingga dirilis versi 4.1 yang dinilai mampu mengelola daya yang lebih baik (lebih hemat dibanding versi sebelumnya). Bluetooth versi 4.1, secara otomatis dapat menghidupkan dan mematikan koneksi Bluetooth sesuai dengan power plan.

Jenis Bluetooth pada versi sebelumnya kerap mengalami masalah pada teknologi nirkabel lainnya, seperti koneksi 4G LTE. Bluetooth versi 4.1 dikenalkan pada Desember 2013, yang diklaim mampu mengatasi masalah yang ada pada versi Bluetooth sebelumnya.

9. Bluetooth 4.2

Pada Bluetooth versi 4.2, untuk kecepatan dan keamanan lebih ditingkatkan lagi. Bahkan kecepatannya hingga meningkat 2.6 kali dibanding Bluetooth versi sebelumnya.

10. Bluetooth 5.0

Bluetooth versi 5.0 merupakan versi terbaru yang dikenalkan ke publik pada Juni 2016. Pada Bluetooth versi ini, komunikasi antar perangkat menjadi lebih aman dan tanpa banyak kendala. Beberapa fitur terbarunya juga diselaraskan dan fokus pada teknologi IoT (Internet of Things) yang saat ini sedang berkembang.

Berbeda dengan versi sebelumnya, pada versi 5.0 ini mampu melakukan transfer data lebih cepat, memiliki jangkauan yang lebih luas dan mampu transfer data yang ukurannya lebih besar. Bluetooth versi 5.0 ini tidak perlu disebut versi 5.0, cukup versi 5 saja. Berbeda pada versi 4.0.

Beberapa ponsel kelas atas yang telah mengadopsi teknologi Bluetooth versi 5 adalah iPhone 8, iPhone 8 Plus, iPhone X dan Samsung Galaxy S8.

Sejarah Bluetooth

Seperti dilansir dari www.misterunik.com, Bluetooth diambil dari julukan raja Viking bernama Harald Bluetooth yang memimpin Denmark pada tahun 940 hingga tahun 985 Masehi. Kenapa disebut Bluetooth? Menurut cerita mitologi, Raja Viking Denmark tersebut konon memiliki rambut dan berkulit gelap. Ia juga gemar mengonsumsi blueberries atau arbei, makanya giginya menjadi warna kebiru-biruan atau blue tooth (gigi biru).

Mengenal Jenis-jenis dan Sejarah Bluetooth

Filosopi ini mungkin tidak terlalu penting, tapi peran dari Raja Viking ini yang justru sangat penting, yakni sebagai pemersatu bangsanya dengan negeri tetangganya. Inilah sepenggal cerita rakyat dan mitologi Bluetooth yang terkenal di abad ke-10 silam.

Setelah 11 abad berlalu, nama Bluetooth semakin populer dan dijadikan sebagai nama produk teknologi komunikasi yang mutakhir. Raja Harald Bluetooth sebagai pemersatu Denmark dan Norwegia (walau kedua negara tersebut saat ini tidak menjadi satu negara), sementara teknologi Bluetooth di abad ke-21 ini memiliki peranan yang cukup penting untuk menghubungkan berbagai perangkat teknologi.

Teknologi Bluetooth pertama kali dikenalkan oleh Nils Rydbeck dan Johan Ullman pada tahun 1989. Hingga kini, perkembangan teknologi ini semakin canggih, menyesuaikan dengan kebutuhan teknologi yang ada.

Demikian artikel tentang mengenal jenis-jenis, cara kerja dan sejarah Bluetooth, semoga bisa menambah wawasan kalian seputar dunia teknologi.

Previous
Next Post »

26 komentar

  1. Sudah sampai versi 5 ya.. HP saya nggak tahu versi berapa.. mungkin masih 2.0 ...jarang pakai sih... transfer file biasanya pake kabel USB

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dilihat dari kecepatan transfernya Mas. Kalau lemot banget, mungkin masih di bawah versi 3.

      Hapus
  2. Boetooth versi terbaru pastinya lebih canggih dalam mentransfer data, beda waktu di awal-awal kemunculannya, ngirim satu file aja lamanya minta ampun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kang, betul banget. Sekarang harus serba cepat, termasuk urusan transfer data.

      Hapus
  3. Wah kadang bluetooth masih kupake sih untuk mindahin data dari satu perangkat ke perangkat lainnya, terutama saat kepepet gk bawa kabel data.

    Versinya makin berkembang dan mengalami kemajuan hingga ke versi 5. keren deh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya berkembang cepat mirip seperti perkembangan USB.... Saya juga beberapa perangkat di rumah sudah pakai Bluetooth

      Hapus
  4. Tiap hari pake bluetooth. Untuk komunikasi karena earphone koneksinya ke bluetooth. Dan ooh saya baru tahu sejarah si gigi biru. Thanks yah

    BalasHapus
  5. kita sering sekali menggunakan bluetooth, terutama saat menggunakan ponsel. ternyata bluetooth juga ada sejarahnya. terima kasih infonya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini Mas...

      Hapus
  6. Pas awal-awal kemunculan teknologi ini, rasanya keren banget kalau punya hp yang ada fasilitas bluetoothnya.

    Sekarang, makin banyak perangkat yang pakai teknologi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin banyak perangkat yang pakai Bluetooth, menyesuaikan dengan teknologi yang semakin berkembang...

      Hapus
  7. Weitsss...sebagai pengguna bluetooth sejak zaman baheula baru tahu kalau ada cerita unik d balik nama bluetooth.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu ada cerita unik di balik sebuah teknologi...

      Hapus
  8. Wah, ternyata nama bluetooth itu dari nama orang ya. Baru tahu sejarahnya. Bluetooth ini juga senantiasa diupgrade ya sejak tahun 2000an

    BalasHapus
  9. Bluetooth versi 5 memang yang sangat mutakhir saat ini. Cuma saya kurang tau pasti, apa setiap upgrade versi, jangkauan bluetooth dari device satu ke yang lainnya juga meningkat.

    Sejak kenal Bluetooth waktu sekolah dulu, saya taunya jarak maksimal 10 meter, tapi itu udah keren banget, karena kalau pakai Inframerah (IR) malah mesti ditempelkan device nya biar bisa kirim data, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semakin ke sini, teknologi jangkauan pada Bluetooth juga ikut mengalami peningkatan Uda...

      Hapus
  10. Baru tau sejarahnya setelah baca ini. Aku pakai bluetooth untuk headset sih hehehe. Bersyukur ada bluetooth yang menggantikan infrared yak😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, teknologi Bluetooth untuk menyempurnakan teknologi sebelumnya, kayak infrared ini...

      Hapus
  11. Benar, heran juga ya bluetooth segitu banyaknya tapi nggak bertabrakan. Karena khusus ya masing-masing salurannya. Sejarah bluetooth yang baru aku tahu. Hehe... Makin mudah transfer data dengan bluetooth. Ketimbang dengan infra merah tempo doele. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak, teknologi infrared sudah ditinggalkan, karena kurang efisien. Makanya sekarang berganti jadi Bluetooth

      Hapus
  12. ingat pertama kali pake blutooth itu jaman smp, hape temen nokia kamera yang ada bluetoothnya itu mewah banget. jadi tau sejarahnya nih ttg si gigi biru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada awal kehadirannya memang keren banget, tapi sampe sekarang pun tambah keren, karena inovasinya yang semakin canggih.

      Hapus
  13. Aku paling jarang pake bluetooth. Paling banter aku pake nyetel musik. Dari YouTube ke audio set

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya itu namanya pake Bluetooth Bambang, wkwkwkwk.... Saya hampir tiap hari pake Bluetooth untuk koneksi smart tv ke speaker aktif, karena biar suaranya semakin joss dan enak didengar.

      Hapus


EmoticonEmoticon